Tugas_02PAW - jurnal|lembu

#Gilafilm #Gilainvestasi

Search My Blog?

Post Top Ad

Tugas_02PAW

Nama: William Ryandinata, Arnold Cahyaraharja, Felanny Cokro
Kelas: 02PAW

 
1. Jelaskan makna pernyataan "Pengendalian Diri"!
Jawab:
Mengendalikan Diri berarti mengusahakan bagaimana caranya agar tidak terjerumus pada sesuatu hal yang dianggap sebagai hal-hal yang dapat menghambat perkembangan positif dari jiwa seseorang (orang awam menyebutnya dengan "Godaan Duniawi"). Walaupun secara harafiah, berarti mengontrol diri kemanapun arah yang dikehendaki oleh setiap insan. Namun disini akan lebih difokuskan mengendalikan diri kearah yang dapat membangun jiwa sehingga didapat suatu kesadaran (menjauhkan diri dari godaan lain). Dengan mengendalikan diri, kita secara tidak langsung membangun kembali pribadi kita menuju sosok yang semakin baik dari waktu ke waktu sebagai manusia. Jika seseorang hidup tanpa adanya pengendalian diri, kita seakan-akan diarahkan untuk cenderung bersikap egois demi memenuhi keinginan atau kesenangan diri sendiri oleh sisi ego dari suatu insan. Ini diakibatkan bahwa tanpa pengendalian diri, seseorang akan kehilangan arah dan tujuan dalam hidup.
 

2. Jelaskan 3 godaan duniawi!
Jawab:
a. Godaan Materi
Godaan yang paling umum dijumpai dikehidupan sehari-hari. Materi merupakan salah satu indikator dari tingkat kesejahteraan sosial. Manusia secara nalurinya ingin mencari, dan selalu memenuhi segala keinginan. Dan karena itulah, tentunya manusia akan jauh mementingkan materi dibandingkan hal-hal lain, dengan adanya persepsi yang salah akan materi dan adanya pandangan hidup yang sedikit keliru. Faktanya, di Indonesia banyak Pejabat yang tidak bisa menahan godaan materi dan akhirnya mereka menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhan materinya, seperti korupsi, uang suap, dsb.
b. Godaan Kuasa
Godaan ini juga yang sering ditemui dikehidupan sehari-hari. Dengan adanya kekuasaan, seseorang bisa saja mendapatkan apapun yang ia mau. Kuasa dan materi sering dianggap sangat berkaitan. Dengan adanya kekuasaan yang semakin tinggi/besar/berwenang, seseorang pasti mendapatkan sesuatu yang lebih besar dan dirasa bisa memenuhi kebutuhan duniawi. Hal ini juga diidentikkan dengan hukum rimba, "Siapa kuat, dia yang menguasai". Contohnya saja di suatu perusahaan, ada saja orang yang iri dan tidak puas dengan jabatannya sekarang serta menginginkan jabatan dari atasannya.
c. Godaan Seks
Salah satu godaan alamiah yang dialami oleh manusia yaitu adalah godaan seks. Seks secara harafiah berarti "jenis kelamin". Namun sering diartikan oleh manusia pada umumnya sebagai suatu "hubungan badan". Hubungan seksual sebenarnya adalah suatu pelampiasan akan kenikmatan ragawi antara dua insan yang berbeda jenis. Hal inilah yang membuat seks menjadi lebih indah. Namun keindahan ini seringkali disalahgunakan dan digunakan sebagai sarana ekspoitasi materi, yang cukup berhubungan dengan godaan materi. Contohnya saja adanya prostitusi di beberapa sudut kota, sampai banyak muncul perusahaan-perusahaan yang memproduksi AV (Adult Video) Movie, misalnya www.avidolz.com yang merupakan salah satu Perusahaan AV terbesar di Jepang yang mengeksploitasi wanita sebagai sarana pencari keuangan (tentunya sudah diblokir aksesnya oleh pemerintah RI).
 
Tiga godaan dasar diatas, tentunya bisa menunjang manusia untuk melakukan hal apapun yang bisa memenuhi ketiga hal itu untuk dirinya. Ketiga hal tersebut perlu oleh setiap insan, namun jika kita terlalu berobsesi untuk mendapatkannya, pastilah menjadi hal yang kurang baik. Hal ini cenderung harus menjadi perhatian kita sebagai manusia yang sadar, bahwa hal-hal tersebut tidak akan membantu kita untuk memaknai hidup jika terlalu banyak kita pikirkan untuk dipenuhi dalam hidup.
 

3. Jelaskan arti spiritualitas dalam kerja!
Jawab:
Spiritualitas kerja merupakan gagasan integratif yang menyatukan dimensi spiritual dan dimensi fisik manusia dalam suatu kesatuan hubungan atau korelasi ideal tak terpisahkan untuk mengembangkan manusi menuju pribadi yang bekerja secara spiritual, pribadi yang berpraksis dalam kesadaran rohani untuk menciptakan harmoni didalam diri. Jadi, spiritualitas kerja merupakan sebuah upaya sakralisasi kerja atau regiosifikasi pekerjaan manusia sehingga pekerjaan bukan hanya dilakukan untuk tujuan kuantitatif-materialistis saja, melainkan terlebih bertujuan untuk merealisasikan semangat pencarian nilai-nilai kualitatif-spiritual melalui kerja.
 

4. The Wahid Institute bilang banyak makin banyak kekerasan antar agama. Kenapa sih kasus konflik antar beragama makin banyak?
Jawab:
Agama, cenderung dikaitkan dengan suatu perbedaan yang mencolok. Mengapa? Banyak orang yang beranggapan akan kebenaran yang mereka percayai pada agama mereka masing-masing, sehingga cenderung timbul konflik yang mungkin saja tidak akan ada habisnya. Sebab, setiap pihak pasti memiliki dasar dalam mempertahankan pandangannya masing-masing. Jika dipandang secara objektif, seharusnya tujuan dari seseorang dalam memeluk agama, tentunya agar seseorang menjadi lebih memaknai dan lebih mengerti dalam mengartikan hidup ini dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun faktanya, beberapa kelompok masyarakat merasa ajaran agama merekalah yang paling benar dibandingkan ajaran lainnya. Dari pemikiran ini, akan timbul kecenderungan yang mengakibatkan adanya perselisihan antar umat beragama. Perselisihan antar umat beragama dapat muncul karena setiap kelompok kurang memiliki toleransi dan pandangan akan kemajemukan (pandangan pluralisme). Hal ini tentu bisa dikurangi dengan mengembangkan toleransi antar umat beragama dalam mewujudkan tindakan konkret, contohnya saja dialog antar umat beragama.

Post Top Ad