Sejarah Bioskop Cinema 21/XXI - Lembu Tambun

Nge-Blog Film, Karakter & Motivasi

Hot

Post Top Ad

Monday, November 6, 2017

Sejarah Bioskop Cinema 21/XXI

CINEMA 21, merupakan kelompok bioskop terbesar di Indonesia yang memulai kiprahnya di industri hiburan sejak tahun 1987. Lebih dari 28 tahun, CINEMA 21 berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman dan kenikmatan nonton terbaik untuk masyarakat Indonesia. Sampai dengan Agustus tahun ini, CINEMA 21 memiliki total 940 layar tersebar di 38 kota di 166 lokasi di seluruh Indonesia. 

Selain menyajikan film-film hasil karya anak bangsa, CINEMA 21 juga menayangkan film-film berkelas dunia.  

CINEMA 21 terus mengikuti perkembangan teknologi dengan melengkapi fasilitas-fasilitasnya seperti 2D dan 3D. Di tahun 2012, CINEMA 21 telah menghadirkan pengalaman nonton dengan teknologi revolusioner yaitu IMAX teater. Kini sudah ada enam teater IMAX yang dimiliki oleh CINEMA 21, yang berlokasi di Mal Gandaria City, Mal Kelapa Gading, Summarecon Mal Serpong, Summarecon Mal Bekasi, Tunjungan 5 dan yang paling terbaru ada di Pakuwon Mall XXI Surabaya.

Untuk menyempurnakan pelayanan kepada penonton, telah hadir juga bioskop dengan system audio mutakhir "Dolby Atmos" yang kini ada di 46 layar Cinema XXI.

Film yang sedang tayang: http://www.21cineplex.com/nowplaying

Attention: 21Cineplex tidak punya akun sosial Media Instagram. 

"Cineplex 21 Group adalah sebuah jaringan bioskop di Indonesia, dan pelopor jaringan cineplex di Indonesia sejak tahun 1989. Jaringan bioskop ini tersebar di beberapa kota besar di seluruh Indonesia dan sebagian besar di antaranya terletak di dalam pusat perbelanjaan, dengan film-film Hollywood dan Indonesia sebagai menu utama, dan didukung oleh teknologi tata suara Dolby Digital dan THX.
Seiring dengan tuntutan perkembangan zaman, Cineplex 21 Group telah melakukan sejumlah pembenahan dan pembaharuan, di antaranya adalah dengan membentuk jaringan bioskopnya menjadi 3 merek terpisah, yakni Cinema 21, Cinema XXI, The Premieredan IMAX untuk target pasar berbeda." (sumber: https://curcoleksentrik96.wordpress.com/2015/12/01/jenis-jenis-bioskop-di-indonesia/)

Post Top Ad